PENTING! Inilah Beberapa Hal yang Harus Diketahui Untuk Menjadi Wirausaha Kuliner

PENTING! Inilah Beberapa Hal yang Harus Diketahui Untuk Menjadi Wirausaha Kuliner

Konten Gaptek – Kamu nanti kalau sudah besar cita-citanya mau jadi apa? Aku mau jadi polisi, tentara, dokter, pilot, dan pengusaha. Pertanyaan diatas pasti pernah kita dapatkan dari sebagian orang, dikala itu setiap orang memimpikan cita-cita dan impiannya masing-masing setinggi langit. Ada diantara mereka yang berhasil mewujudkan impiannya, dan ada juga sebagian mereka malah beralih dari apa yang diimpikan dimasa kecilnya.

Mengapa bisa begitu? Perubahan impian tersebut bisa jadi karena ketika waktu duduk di bangku pendidikan, mereka salah mengambil jurusan dan pelajaran yang dipelajari tidak berkaitan dengan cita-citanya. Seharusnya memang selama mengenyam bangku pendidikan ambillah pendidikan dan mata pelajaran yang sesuai dengan impian Kamu.

Kalau sudah terlanjur salah jurusan bagaimana? Tenang saja, tidak semua cita-cita harus dicapai melalui bangku pendidikan. Ada beberapa cita-cita yang memang bisa dipelajari secara otodidak seperti halnya menjadi seorang wirausaha.

Apa yang terlintas dibenakmu jika mendengar kata wirausaha? Seorang yang memiliki usaha dan menggeluti sebuah bisnis tertentu bukan, Nah untuk menjadi seorang wirausaha bukanlah hal yang mudah. Apalagi untuk memutuskan memilih usaha apa yang akan dibuka? Bisa usaha dibidang jasa atau dagang.


PENTING! Inilah Beberapa Hal yang Harus Diketahui Untuk Menjadi Wirausaha Kuliner
Image Source: www.ukmriau.com

Kebanyakan orang di zaman now cenderung lebih suka usaha dibidang dagang. Contoh dari salah satu usaha dibidang dagang adalah menjadi Wirausaha Kuliner. Yapz, usaha bisnis yang tidak ada matinya adalah bisnis kuliner, sebab seperti yang kita tau bahwa semua orang tentu saja membutuhkan pangan / makan dan minum yang merupakan kebutuhan pokok manusia yang harus terpenuhi untuk hidup. Apalagi sekarang orang tidak ingin repot memasak, jadi yang dilakukan adalah membeli makanan siap saji.

Usaha kuliner memang salah satu usaha yang begitu menggiurkan dari segi keuntungan, dengan catatan jika mampu dan memiliki strategi untuk bersaing dengan Wirausaha Kuliner yang lain. Sebab usaha kuliner ini sudah banyak orang yang menggeluti, kalau Kamu tidak mampu bersaing maka bisnis usaha kulinermu akan kalah saing dan bahkan yang lebih parahnya adalah gulung tikar / bangkrut.

Tentu saja hal tersebut tidak Kamu inginkan, maka dari itu sebelum memutuskan untuk menjadi Wirausaha Kuliner, banyak hal dan faktor tertentu yang harus Kamu ketahui tips dan langkah menjadi seorang pebisnis usaha kuliner.

Kiat Menjadi Seorang Wirausaha Kuliner


1. Modal


Hal wajib pertama yang harus kamu miliki adalah modal, tentu saja dong. Setiap usaha apapun harus adanya modal, baik itu modal dari segi mental ataupun segi keuangan. Dari segi mental modal yang harus dimiliki oleh seorang wirausaha kuliner adalah pantang menyerah dan tekun.

Kalau dari segi keuangan modal yang harus Kamu miliki tentu saja uang yang cukup untuk membuka usaha kuliner. Jika belum mempunyai modal uang, Kamu bisa meminjam dari salah satu lembaga keuangan atau melalui investor.

2. Jenis Usaha


Setelah dirasa modal yang dimiliki sudah cukup, kemudian hal yang harus dilakukan oleh seorang Wirausaha Kuliner adalah menetapkan jenis usaha kuliner tersebut. Ada 2 pilihan antara usaha kuliner online ataupun offline. Keduanya memiliki kelemahan dan keunggulan masing-masing, jika usaha kuliner offline tentu saja Kamu membutuhkan tempat seperti halnya restoran.

Sedangkan untuk usaha kuliner online bisa dilakukan tanpa adanya tempat khusus. Untuk itu hal ini harus dipikirkan dengan sangat matang supaya tidak salah langkah nantinya.

3. Tempat Usaha


Selanjutnya setelah menetapkan jenis usaha, maka yang harus dilakukan oleh seorang Wirausaha Kuliner pemula adalah menetapkan tempat usaha. Hal ini juga penting untuk diketahui, pemilihan lokasi tempat usaha harus diperhatikan dengan baik sebab tempat usaha yang strategis dapat menentukan kuantitas pelangganmu banyak atau tidak.

Bayangkan saja jika produk makanan/minuman yang Kamu jual sudah begitu enaknya, akan tetapi tidak ada yang membeli produkmu karena lokasi tempat usahamu yang sulit dijangkau oleh orang. Tentu ini dapat merugikan usahamu sendiri bukan. Maka dari itu carilah tempat usaha yang letaknya strategis seperti di jantung kota.

Untuk seorang wirausaha kuliner pemula memiliki tempat usaha bisa dengan menyewa ruko atau tempat apapun yang dapat dijadikan usaha kulinermu. Jika nanti bisnis usaha kulinermu sudah berkembang dan omsetnya sudah besar, maka kamu bisa membeli tempat sendiri dan membuka cabang dimana saja untuk menjangkau lebih banyak pelanggan.

Dan jangan lupa untuk menambahkan tempat usahamu di google business, agar masyarakat dapat mencari dengan mudah tempat usaha kulinermu.

4. Jenis Produk 


Hal selanjutnya yang harus dilakukan oleh seorang Wirausaha Kuliner adalah menentukan jenis produk apa yang akan dipasarkan. Banyaknya orang yang membuka usaha kuliner di Indonesia menjadi tantangan yang berat oleh seorang Wirausaha Kuliner. Seorang Wirausaha Kuliner dituntut untuk mempunyai produk yang memiliki nilai jual yang lebih dan berbeda, seperti dari segi keunikan produk.
Sebagai contoh:
Si A menjual produk jenis X,
Si B menjual produk jenis X, dan
Si C menjual produk X.
Diliat dari gambaran diatas, berarti yang harus dimiliki seorang Wirausaha Kuliner adalah ciri khas. Ciri khas makanan yang berbeda dengan yang lain, akan membuat usaha kulinermu dilirik oleh konsumen, apalagi tipe orang Indonesia itu konsumtif dan suka pilah-pilih. Jika Kamu tak memiliki keunikan produk maka Kamu harus memiliki daya saing yang kuat.

Pastikan juga makanan yang Kamu jual itu bersih dan menyehatkan, jangan sampai pelangganmu lari karena produk makanan yang Kamu jual tidak sterill dan higenis kebersihannya.

5. Memberikan Promosi


Pernahkah Kamu melihat restoran atau usaha kuliner yang baru buka atau launching mengadakan promosi dengan menjual produk makanan yang murah? Itu adalah strategi yang perlu Kamu ketahui, dengan memberikan promosi, ini akan membuat konsumen tertarik untuk membeli produk makanan tersebut.

Strategi di atas juga dapat digunakan untuk menjangkau pelanggan lebih banyak, dengan memberikan sample percobaan atau pemberian makanan gratis. Inilah yang harus dilakukan wirausaha kuliner pemula untuk mendapatkan pelanggan, namun strategi ini juga harus didukung dengan modal yang banyak. Dan yang paling penting jangan takut rugi, sebab memang strategi dan taktik bisnis yaa seperti itu.

6. Branding 


Hal terakhir yang harus diketahui Wirausaha Kuliner adalah bagaimana caranya untuk membuat usaha kuliner Kamu dikenal oleh seluruh lapisan masyarakat, yaitu salah satu caranya adalah dengan melakukan branding. Dengan memperkuat merek produk dan nama usaha kulinermu melalui sosial media itu juga strategi branding yang bagus.

Pilihlah media promosi yang tepat dan buatlah promosi branding yang menggambarkan siapa dan apa usaha kuliner anda, sehingga masyarakat dapat mengenal dan mengetahuinya.

Nah itulah beberapa hal yang harus diketahui oleh wirausaha kuliner pemula, jika ke-6 point diatas dilakukan dengan benar, dapat dipastikan usaha kulinermu dapat berkembang dan sukses.

Namun dalam usaha kuliner tidak akan selalu berjalan mulus tanpa adanya hambatan, pasti akan ada kendala dan kesulitan pada usaha kuliner. Beberapa kesulitan yang sering terjadi pada usaha kuliner yaitu dalam masalah catatan keuangan, kelola pesanan offline dan online yang terpisah, memberikan uang kembalian, mencetak tanda terima (resi), dan rekapan transaksi harian.

PENTING! Inilah Beberapa Hal yang Harus Diketahui Untuk Menjadi Wirausaha Kuliner

Tapi tenang saja di zaman yang serba digital ini semua masalah diatas bisa terbantu dengan kehadiran mesin kasir SPOTS.

Apa Itu SPOTS?


PENTING! Inilah Beberapa Hal yang Harus Diketahui Untuk Menjadi Wirausaha Kuliner
Image Source: https://spots.co.id

SPOTS
adalah perangkat multifungsi dari GOJEK untuk memenuhi sebuah kebutuhan pelaku UMKM di Indonesia. Mulai dari terima pesanan GO-FOOD, pembayaran dengan sistem GO-PAY, hingga laporan harian dari aneka ragam tipe pembayaran, dan cetak resi secara instan mudah dan cepat.

Dengan bantuan aplikasi kasir SPOTS, Kamu yang seorang Wirausaha Kuliner dapat lebih menghemat waktu dan uang dengan mengotomatisasi banyak tugas penjualan sehari-hari. Cukup dengan harga yang terjangkau (biaya aktivasi Rp. 290,000.00 dan biaya pemeliharaan Rp. 2,900/hari) Kamu sudah dapat menggunakan aplikasi kasir SPOTS ini. 

Berikut video tentang SPOTS





Artikel Ini Didukung Oleh SPOTS

Mulai sekarang jadi wirausaha kuliner lebih mudah berkat kehadiran SPOTS, Yuk jadi wirausahawan.
Baca Juga
SHARE
Akmal Farabi
syailendra akmal farabi hanya seoarang blogger muslim beraqidah ahlusunnah wal jamaah dan bermazhab syafi'i yang ingin memberikan manfaat kepada orang lain melalui media blog sebagai sarana dakwah islamiyah. sebaik-baiknya manusia ialah yang bermanfaat untuk orang lain.

Related Posts

Subscribe to get free updates

6 comments

  1. Mau banget usahanya lancar. Makasih tipsnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama sama mbak, iya saya juga tentu mau bisnis dan usaha nya lancar..

      Delete
  2. Pastinya, SPOTS membuat usaha kuliner makin lancar yess kak hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa benar banget kak.
      Untung sekarang udah ada SPOTS, jadi lebih terbantu menjalankan bisnis kuliner.

      Delete
  3. Jadi makin banyak pemilik usaha pakai aplikasi kasir seperti SPOTS ini, semakin banyak pula kita yang jadi pembeli dimudahkan dalam urusan pembayaran ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya benar sekali mba. Usaha lebih terbantu sebab sudah ada aplikasi kasir digital macam SPOTS... Pembeli juga akan lebih nyaman.

      Delete

Post a Comment

Peraturan Berkomentar:

1. Mohon berkomentar dengan baik,sopan,santun dan secara wajar
2. Dilarang berkomentar tentang unsur /sara/promosi/ apapun yang bertentangan dengan hukum yang berlaku
3. Dilarang menyertakan link aktif

Tidak berkomentar sama sekali itu masih lebih baik, daripada mengucapkan seribu kalimat sampah.

Ucapanmu, Kualitas Dirimu!

Terima Kasih