Polemik Stress Akibat Jarak Kantor dengan Rumah yang Jauh

Polemik Stress Akibat Jarak Kantor dengan Rumah yang Jauh


Assalaamu’alaikum Wa Rahmatullahi Wa Barakatuh

Konten Gaptek – Indonesia adalah salah satu Negara dengan kependudukan terbanyak di dunia, menurut survei jumlah penduduk Indonesia pada tahun 2019 kurang lebih mencapai 267 jiwa. Hingga saat ini Indonesia sedang dalam masa-masa demografi yang menunjukkan jumlah penduduk usia produktif lebih mendominasi ketimbang jumlah penduduk usia non produktif.

Banyaknya jumlah penduduk, tentu saja mempengaruhi dari sektor ketersediaan dan keterbatasan tempat tinggal serta lapangan kerja. Semakin sulit sekarang untuk mencari lahan kosong yang bisa dijadikan rumah untuk tempat berteduh dan bernaung diri, sekalipun itu ditemukan mungkin berada di kawasan yang di pinggiran kota / pelosok atau pedesaan.

Sedangkan kebutuhan masyarakat sendiri adalah memiliki tempat tinggal yang letaknya di Jantung Kota, sehingga kemanapun akses menuju suatu tempat dapat dijangkau. Apalagi untuk orang yang memiliki rutinitas bekerja di kantor, rumah yang berdekatan dengan tempat kerja adalah suatu keharusan.
Coba bayangkan saja jika jarak antara rumah dengan kantor sangat jauh. Mereka harus rela pergi pagi dari rumah yang jauh dengan lokasi kantor tempat bekerja dan membutuhkan waktu yang cukup lama agar sampai di kantor. Sungguh ini sangat tidak efisien di waktu, karna jarak tempuh perjalanan yang lama.

Belum lagi seperti yang kita tau Indonesia kerap kali dilanda kemacetan, khususnya di wilayah Jabodetabek. Memakai kendaraan sendiri ataupun kendaraan umum juga sama saja. Jika naik kendaraan umum sudah terkena macet, ditambah harus berdesakan dengan jumlah penumpang yang begitu bludak.

Hal ini akan mempengaruhi kinerja saat di kantor, karena para pekerja sudah merasa lelah lebih dahulu selama di perjalanan. Alhasil yang terjadi adalah timbul stress dan otak susah untuk berfikir sehingga konsentrasi bekerja pun terganggu.
Oleh sebab itu, tak heran jika masyarakat sekarang lebih memilih tempat tinggal / rumah yang dekat dengan kantor tempat bekerja. Ada diantara mereka yang memutuskan untuk tinggal di apartment, kontrakan, dan kos-kosan asalkan jarak rumah dengn kantor tidak terlalu jauh.

Kirana House at Pejaten


Kirana House at Pejaten
Perumahan Kirana House At Pejaten

Untuk menjawab keluhan masyarakat, pasalnya kini telah hadir sebuah perumahan “Kirana House at Pejaten” yang merupakan persembahan dari Diamond Land. Perumahan Kirana House at Pejaten adalah proyek ke-28 DiamondLand Development yang bekerja sama dengan pengembang dari Pesona City – Pesona Depok. Perumahan yang berada di kawasan jalan Siaga Raya, Pejaten ini memiliki harga penawaran yang terjangkau dari segi harganya.

Mulai dari harga Rp. 700 Jt-an, Kamu sudah bisa memiliki rumah plus dengan Surat Hak Milik (SHM)nya. Dan jangan khawatir, untuk sistem pembayarannya sendiri terbagi dua pilihan yaitu bisa dengan cash atau cicilan. Kamu bisa menyesuaikan dengan kondisi keuangan yang dimiliki.
Jika Kamu memilih sistem pembayaran dengan cicilan, maka Kamu harus membayar cicilan bertahap sebanyak 24 kali dengan KPR yang bekerja sama dengan Bank Syariah Bukopin. Untuk KPR dapat membayar DP sebesar 30% dan cicilan selanjutnya selama 25 tahun, dengan biaya cicilan termurah Rp. 6 Juta-an.

Kirana House bukan sembarang perumahan, lebih dari itu merupakan ApartHouse. Di perumahan Kirana House at Pejaten terdapat 2 type rumah yakni New Vivere yang memiliki dua kamar tidur, dua kamar mandi, dan sky garden sendiri dengan ketinggian 2,5 lantai. Kemudian ada type Great Geranium memiliki tiga kamar tidur, dua kamar mandi, satu carpot mobil, dan tentunya sky garden sendiri di rooftop dengan ketinggian 3,5 lantai.

Hingga saat ini unit rumah yang telah dipasarkan sebanyak 76 unit. Perumahan Kirana House mengusung konsep ApartHouse setinggi 2,5 - 3,5 lantai¸yang menyerupai apartment namun di landed, compact, dan fungsional. Jadi Kamu bisa merasakan kesan tempat tinggal seperti di Apartment, kalo apartment kan mahal yaa bisa mencapai 1 Milyar, kalo Kirana House Cuma 700 Juta-an.
Dengan desain dan interior Facade yang Aerodinamis sehingga udara dan sinar matahari dapat dengan mudah masuk ke dalam ruangan. Kirana House juga telah menggunakan sistem teknologi Smart Home yang bisa mengendalikan AC, lampu, speaker dari smartphone.

Perumahan Kirana House at Pejaten
Teknologi Smart Home

Selain itu juga telah dilengkapi dengan kecanggihan teknologi Smart Door Lock yang dapat mengunci pintu rumah dengan sidik jari, password, ataupun menggunakan kartu. Kamu juga bisa mendapatkan benefit spesial yaitu Free Wifi selama 1 tahun.

Lokasi perumahan Kirana House memiliki lokasi yang strategis yang dekat dengan kawasan metropolitan seperti Bisnis TB Simatupang (Gatot Subroto dan Kuningan), Rumah Sakit Siaga, Universitas Nasional, dan berbagai tempat kulineran.
Mulai sekarang, para pekerja sudah tak perlu merasakan lelah dan stress diakibatkan jarak tempuh rumah dengan kantor yang jauh.
Baca Juga
SHARE
Akmal Farabi
syailendra akmal farabi hanya seoarang blogger muslim beraqidah ahlusunnah wal jamaah dan bermazhab syafi'i yang ingin memberikan manfaat kepada orang lain melalui media blog sebagai sarana dakwah islamiyah. sebaik-baiknya manusia ialah yang bermanfaat untuk orang lain.

Related Posts

Subscribe to get free updates

Post a Comment